mpasi anak 2 tahun

5 Menu MPASI untuk Bayi Alergi

Memberikan makanan pendamping ASI (MPASI), seringkali menjadi tantangan tersendiri. Apalagi, jika ternyata si bayi alergi terhadap beberapa bahan makanan. Apakah bayi Anda mengalami hal serupa? Kalau ya, 5 menu MPASI untuk bayi alergi berikut ini bisa Anda coba.

Sebelum membahas lebih jauh tentang MPASI untuk bayi alergi, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu apa itu ‘alergi’.

Alergi pada Bayi

Sebagaimana dilansir oleh alodokter.com, alergi merupakan respons kekebalan tubuh seseorang terhadap benda-benda yang umumnya tidak menimbulkan efek pada kebanyakan orang.

Dengan bahasa sederhana, alergi adalah suatu kondisi dimana tubuh seseorang bereaksi secara berlebihan terhadap lingkungan, bahan atau benda yang dianggap asing atau berbahaya. Lalu, penyebab hipersensitivitas tersebut dikenal sebagai alergen.

mpasi untuk bayi alergi protein hewani
tatawarrior.com

Gejala Alergi pada Bayi

Tanda atau gejala alergi juga dapat bermacam-macam. Ini tergantung dari jenis alergen dan organ tubuh mana yang terkena.

Namun, umumnya organ tubuh yang bereaksi terhadap alergen adalah hidung, mata, kulit, telinga, saluran pernafasan, dan saluran pencernaan.

Penyebab seseorang mengalami alergi secara umum adalah keturunan dan faktor lingkungan. Mayoritas riwayat alergi seseorang memang disebabkan karena faktor keturunan. Akan tetapi, faktor lingkungan saat ini juga mempunyai peran besar.

Perubahan paparan penyakit infeksi selama kanak-kanak, perubahan diet atau pola makan, tingkat alergen, dan polusi; adalah empat faktor lingkungan utama yang diyakini menjadi penyebab alergi muncul.

Lalu seperti apa jika alergi terjadi pada bayi?

Dengan sistem imunitas tubuh yang belum sempurna, pastilah kita sebagai orangtua khawatir bayi lebih mudah terkena alergi. Jika bayi Anda sudah terkena alergi, sangat mungkin alergi ini akan ia rasakan hingga dewasa kelak.

Seperti paparan di atas, alergi pada bayi dapat disebabkan karena faktor genetik atau keturunan. Bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap alergen tertentu, besar kemungkinan bayi juga akan mengalaminya.

Beberapa Penyebab Umum Alergi

Selain faktor genetik, faktor lingkungan dan makanan juga diyakini sebagai alergen terbesar pada bayi. Dari kedua faktor tersebut, makanan memiliki peran yang lebih besar. Ini juga didasari karena sistem pencernaan bayi yang masih belum sempurna.

Beberapa bahan makanan yang sering menjadi alergen bagi bayi diantaranya adalah susu sapi, produk susu sapi (contohnya keju), telur, kacang, kedelai, gandum, ikan, dan jenis boga bahari seperti kerang.

Kemudian, alergen yang berasal dari lingkungan biasanya berupa debu, bulu binatang, cuaca dingin, juga jamur. Namun, kasus bayi yang alergi karena lingkungan lebih sedikit ditemukan daripada disebabkan oleh makanan.

mpasi untuk bayi alergi susu
doktorbudak.wordpress.com

Adapun tanda atau gejala alergi yang sering tampak pada bayi adalah gangguan pernafasan seperti batuk, bersin, susah bernafas, juga gangguan pencernaan seperti muntah, diare, sembelit, dan perut kembung.

Selain pada sistem pernafasan dan pencernaan, gejala alergi lain yang sering ditampakkan tubuh bayi adalah pada kulit, seperti gatal-gatal dan ruam kulit. Bengkak pada wajah, bibir, dan lidah juga dapat menjadi gejala alergi pada bayi.

Cara Mengetahui Makanan Penyebab Alergi pada Bayi

Nah, untuk menghindari adanya alergi bahan makanan pada bayi, caranya sangat mudah. Saat ini, para ahli di dunia sudah mengembangkan metode four days wait rule.

Cara kerja metode ini adalah dengan memberikan satu jenis bahan makanan (single puree) kepada bayi, selama empat hari berturut-turut. Metode tersebut dimaksudkan untuk mengobservasi apakah bayi mengalami alergi terhadap bahan makanan tertentu.

Jika setelah empat hari bayi diberikan bahan makanan yang sama dan ia tidak menampakkan gejala alergi, berarti makanan tersebut bukanlah alergen dan bayi dapat terus mengkonsumsinya.

Mengapa harus menunggu selama empat hari?

Alasannya supaya bayi dapat merasakan alergi terhadap bahan makanan tertentu setelah dua hari ia mengkonsumsinya. Jadi, menunggu selama empat hari dianggap sebagai waktu yang cukup untuk melakukan observasi.

Menu MPASI untuk Bayi Alergi

Lalu bagaimana jika ternyata bayi alergi terhadap bahan makanan tertentu?

Jangan khawatir, ada beberapa menu MPASI yang dapat Anda coba untuk bayi Anda. Berikut ini adalah 5 menu MPASI untuk bayi alergi.

resep menu mpasi untuk bayi alergi
flickr.com

1. MPASI untuk Bayi Alergi: Biskuit Bayi Tanpa Telur dan Susu Sapi

Menu ini dapat diberikan pada bayi yang mengalami alergi terhadap susu sapi dan produk olahannya.

Meski kandungan protein dan kalsium dari susu sapi tidak didapatkan, tetapi bayi Anda tetap mendapatkan asupan karbohidrat, protein nabati, dan glukosa dari menu ini.

Berikut adalah bahan yang diperlukan untuk membuat bubur bayi tanpa susu sapi:

  • Mentega tawar 160 gram
  • Gula bubuk 80 gram
  • Kacang mete panggang 75 gram, cincang halus
  • Choco chip 75 gram
  • Pasta cokelat Black Forest ½ sendok teh (optional, jika suka)
  • Tepung terigu rendah protein 210 gram
  • Cokelat bubuk 10 gram

Cara pembuatannya sebagai berikut:

  1. Ayak atau campurkan jadi satu tepung terigu dan cokelat bubuk
  2. Cairkan mentega di atas api kecilhingga mencair dan lembek
  3. Siapkan tempat untuk membuat adonan
  4. Masukkan mentega cair
  5. Tambahkan gula bubuk dan aduk-aduk hingga rata dan mencair
  6. Tuangkan tepung terigu dan pasta cokelat
  7. Taburkan choco chip dan kacang mete cincang, aduk rata
  8. Bentuk adonan menjadi bola-bola kecil di atas loyang, kemudian pipihkan
  9. Panggang dalam oven bersuhu 180 derajat Celcius selama 20 menit
  10. Sajikan setelah hangat
mpasi anak 2 tahun
pediatraorienta.org.br

2. MPASI untuk Bayi Alergi: Nasi Tim Beras Merah Daging Sapi

Resep ini dapat Anda berikan pada bayi yang alergi telur, ikan atau boga bahari. Beras merah dipercaya memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi daripada beras putih.

Di sisi lain, beras merah diyakini mengandung serat, protein, magnesium, asam amino, zat besi, juga vitamin B dan vitamin A. Bayi Anda juga akan mendapatkan kemanfaatan protein dari daging sapi.

Bahan-bahan yang harus Anda siapkan adalah sebagai berikut:

  • Beras merah 4 sendok makan, cuci bersih
  • Air bersih 400 ml
  • Daging sapi cincang 25 gram
  • Brokoli 40 gram, potong kecil-kecil
  • Bawang putih cincang ½ sendok teh
  • Irisan daun bawang 1 sendok teh

Berikut cara membuatnya:

  1. Masak beras merah bersama air hingga matang dan lunak
  2. Tambahkan daging sapi cincang, brokoli, bawang putih, dan daun bawang
  3. Masak hingga semua bahan matang dan air terserap, lalu angkat
  4. Masukkan nasi ke dalam panci tim
  5. Masak selama 30 menit dan tekstur beras benar-benar lunak
  6. Angkat dan tuang dalam piring bayi, sajikan selagi hangat
mpasi bayi alergi 7 bulan
food-4tots.com

3. MPASI untuk Bayi Alergi: Bubur Ayam Bayam Merah

Jika bayi Anda juga mengalami alergi terhadap daging merah, resep ini dapat menjadi pilihan. Resep bubur ayam bayam merah juga dapat Anda berikan untuk bayi yang alergi terhadap jenis makanan berprotein lain seperti ikan, telur, kacang-kacangan, kedelai, juga boga bahari.

Menu bubur ini juga menggunakan beras merah yang kaya kalori, serat, zat besi, juga protein, tetapi rendah gula. Selain kemanfaatan beras merah, Anda juga dapat mendapatkan asupan nutrisi yang kaya dari bayam merah.

Bukan cuma kaya akan vitamin C dan vitamin A, bayam merah juga memiliki kandungan kalori, protein, kalsium, karbohidrat, dan fosfor yang lebih tinggi dari bayam hijau. Bayam merah juga mengandung zat besi yang bagus untuk pembentukan sel darah merah.

Untuk membuat bubur ayam bayam merah, Anda membutuhkan bahan-bahan berikut ini:

  • Beras merah 70 gram
  • Daging ayam 50 gram, potong dadu
  • Wortel 50 gram, kupas bersih dan potong dadu
  • Bayam merah 50 gram, cincang kasar
  • Minyak jagung ½ sendok teh

Bahan kaldu ayam:

  • Tulang ayam 500 gram
  • Daun seledri 50 gram
  • Wortel 1 buah, potong dadu
  • Daun salam 1 lembar
  • 800 cc air

Berikut cara pembuatannya:

  1. Siapkan kaldu ayam, dengan memasukkan semua bahan kaldu ayam ke dalam panci. Masak hingga air menyusut hingga separuh. Lalu angkat dan saring.
  2. Masukkan beras merah dan ayam ke dalam kaldu, masak hingga lunak.
  3. Selanjutnya, wortel dimasukkan pula dan teruskan merebus hingga wortel melunak.
  4. Lalu, tambahkan bayam merah dam minyak jagung. Masak selama 3 menit, lalu angkat.
  5. Tuangkan masakan ke dalam blender, dan haluskan.
  6. Letakkan dalam piring saji dan hidangkan setelah dingin.
mpasi cara membuat
easybabymeals.com

4. MPASI Puree Kentang Daging Brokoli

Untuk bayi Anda yang alergi terhadap gandum, kacang, dan ikan, resep ini cocok untuk dibuat. Bayi Anda akan mendapatkan banyak manfaat gizi dari kentang.

Selain sumber karbohidrat, kentang kaya akan serat larut dan tak larut yang baik untuk pencernaan. Lagipula, kentang memiliki kandungan antioksidan dan mineral yang cukup banyak.

Disamping kentang, pada resep ini bayi Anda juga akan mendapatkan banyak nutrisi dari brokoli. Kandungan yang kaya akan zat antioksidan alami, asam folat, dan vitamin A tentunya sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi.

Berikut bahan-bahan yang perlu Anda siapkan untuk membuat puree kentang daging brokoli:

  • Kentang 2 buah, kupas dan potong dadu
  • Brokoli 7 kuntum, buang batangnya
  • Daging sapi cincang 25 gram
  • Minyak wijen ½ sendok teh
  • Air ½ gelas

Cara membuatnya adalah sebagai berikut:

  1. Kukus kentang bersama brokoli.
  2. Sambil mengukus kentang, tumis daging cincang dengan minyak wijen.
  3. Tambahkan air ke dalam tumisan daging.
  4. Setelah air menyusut, tambahkan kukusan brokoli.
  5. Terakhir tambahkan kukusan kentang dan aduk rata.
  6. Haluskan dengan blenderhingga berbentuk puree dengan tekstur lembut.
  7. Tuangkan dalam piring saji dan puree kentang siap dinikmati.
mpasi fortifikasi tinggi zat besi
easybabymeals.com

5. MPASI Bubur Labu Kuning

Apakah bayi Anda memiliki alergi terhadap bahan makanan alergen yang populer seperti ikan, telur, kacang? Bila iya, maka bubur labu kuning ini dapat menjadi pilihan yang pas.

Selain rasanya yang enak, labu kuning juga mengandung banyak nutrisi. Labu kuning atau banyak dikenal dengan nama waluh ini, mengandung banyak karbohidrat, vitamin dan mineral.

Kandungan paling kaya dan populer dari labu kuning adalah beta-karoten-nya. Dengan nutrisi tersebut, labu kuning sangat baik untuk menjaga kesehatan mata dan kulit, juga mempertahankan kekebalan tubuh.

Untuk membuat bubur labu kuning, Anda perlu menyiapkan bahan-bahan ini:

  • Labu kuning¼ buah, kupas dan potong dadu
  • Tahu putih 2 buah, potong-potong
  • Seledri 1 batang, cincang kasar
  • Daging ayam 50 gram, pilih bagian dada, buang lemak dan kulitnya
  • Kacang polong 2 sendok makan

Bahan kaldu:

  • Daun salam 1 lembar
  • Tulang ayam 500 gram
  • Daun seledri 50 gram
  • Air secukupnya

Cara membuatnya adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan kaldu ayam dengan memasak semua bahan kaldu ayam, hingga air menyusut setengahnya. Angkat dan saring.
  2. Masukkan labu dan daging ayam ke dalam kaldu. Masak hingga lunak.
  3. Tambahkanlah tahu putih dan kacang polong, masak sebentar.
  4. Tuang seledri yang sudah diiris.
  5. Setelah semua masak, angkat dan haluskan dengan blender.
  6. Tuangkan dalam piring saji dan bubur labu kuning siap disantap.

Menu MPASI untuk bayi alergi cukup mudah untuk dibuat. Walaupun bayi alergi terhadap bahan makanan tertentu, tetapi dia tetap bisa memperoleh nutrisi yang seimbang. Nah, selamat mencoba! Semoga bayi Anda menyukainya.

Leave a Reply