cara mendidik anak yang baik menurut islam

Cara Mendidik Anak Mengenal Puasa Ramadan Sejak Usia 5 Tahun

Selain berpahala dan menyehatkan tubuh, puasa di bulan Ramadan juga akan membiasakan diri Anda dengan pola makan yang teratur.

Namun, yang utama adalah makna puasa sebagai ibadah yang wajib dilaksanakan oleh seluruh umat muslim.

Untuk itu, akan sangat baik mengajarkan anak berpuasa sedari dini.

Artikel ini akan membahas cara mendidik anak mengenal puasa Ramadan sejak usia 5 tahun.

Akan tetapi, orang tua perlu memahami kritisnya karakter anak di usia 5 tahun.

Mereka tentu akan bertanya banyak hal seputar puasa.

Apalagi puasa mengharuskan mereka untuk menahan diri untuk tidak makan dan minum.

Untuk itu, Anda pun perlu mengetahui cara penyampaian mengenai puasa yang tepat kepada anak-anak.

Pengertian Puasa Ramadan

Puasa Ramadan adalah puasa yang ditunaikan selama bulan Ramadan yang termasuk ke dalam puasa yang wajib untuk dilaksanakan.

Bila tidak berpuasa, maka Anda akan berdosa.

Tentu ada pengecualian bagi kondisi khusus: sakit, musafir, sudah berusia sangat tua dan tidak memiliki kekuatan fisik yang mumpuni untuk berpuasa, haid, nifas, ataupun hamil dan atau sedang menyusui.

Orang-orang dalam kondisi khusus tersebut diperbolehkan untuk tidak melaksanakan puasa.

Akan tetapi, sesuai dengan kondisi masing-masing, terdapat fidyah atau penggantian puasa yang mesti dilakukan setelah keadaannya memungkinkan.

Sebagai contoh, bila seorang sedang hamil atau menyusui, sedangakn fisiknya tidak memungkinkan atau dapat membahayakan diri juga bayinya, maka sang ibu boleh tak berpuasa.

Namun, ibu tersebut harus mengganti puasa yang ditinggalkannya dengan membayar fidyah atau mengganti puasa tersebut saat fisiknya telah memungkinkan.

Untuk berpuasa, seorang perlu memenuhi syarat yang ditentukan sesuai syariat, yaitu:

  1. Seorang muslim
  2. Telah baligh (dewasa) dan sehat secara akal
  3. Tidak sedang haid atau nifas
  4. Berpuasa di waktu yang diperbolehkan, yakni selama Ramadan.

Bukan cuma syarat wajib, Anda juga mesti memenuhi rukun puasa agar puasa yang dilakukannya menjadi sah.

  1. Berniat puasa
  2. Berkomitmen untuk menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa.

Hukum Mengenalkan Ibadah Puasa kepada Anak

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, puasa memang diwajibkan untuk mereka yang sudah menginjak usia baligh.

Dengan demikian sangat jelas bahwa hukum puasa pada anak-anak adalah tidak wajib.

Akan tetapi pembiasaan dan pengenalan mengenai ibadah wajib ini harus dimulai sedari dini.

Orang tua punya kewajiban untuk mempersiapkan anak agar terbiasa dengan puasa.

Bahkan ulama-ulama kerap mengemukakan bahwa dahulu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. menganjurkan untuk mengajarkan anak berpuasa sedari usia dini.

Begitu pula dengan para sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.

Pembiasaan tersebut menunjukkan pentingnya memulai pendidikan puasa kepada anak.

Anak nantinya akan lebih mudah melaksanakan puasa karena sudah terbiasa di usia muda.

Anda tentu tahu bahwa membentuk kebiasaan bakal menjadi lebih gampang kalau dimulai sejak usia muda.

Terlebih ada segudang manfaat dari pembiasaan ataupun pendidikan puasa di usia dini bagi anak-anak.

Apa saja itu? Simak ulasan berikut ini.

Manfaat Mengajarkan Puasa Sejak Dini

Puasa memang memiliki beragam manfaat. Dan beberapa manfaat berikut ini akan membantu perkembangan karakter anak Anda.

1. Menyehatkan Tubuh

Pola makan yang teratur akan membantu anak mendapatkan asupan nutrisi yang mencukupi kebutuhan tumbuh kembangnya.

Pengaturan pola makan juga akan mengurangi porsi camilan yang umumnya tinggi gula dan rendah nutrisi.

Untuk menyiasati kebiasaan mengemil dari anak, ibu bisa memberikan porsi makanan sahur dengan menu yang kaya dengan karbohidrat kompleks seperti kurma.

Anak pun merasa kenyang lebih lama, ketimbang makan dengan banyak kandungan gula dan karbohidrat biasa.

Jangan lupa pula dengan porsi protein dan lemak yang juga sangat diperlukan untuk kesehatan perkembangan tubuh si kecil.

Hindari makanan berminyak dan produk olahan karena biasanya membuat anak lebih mudah haus dan lemas.

2. Mengenalkan Anak kepada Ibadah Wajib

Beribadah kepada Allah adalah tujuan hidup dari setiap manusia.

Maknanya, setiap hal yang dilakukan di muka bumi ini punya nilai ibadah yang diawali dengan niat berbuat atau bertindak karena Allah.

Sama halnya dengan berpuasa.

Dengan mengenalkan perintah puasa, anak diberikan kesempatan untuk berpikir dan memasukkan pemahaman akan ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap muslim.

Anak juga bisa memulai pendidikan tauhid sedari usia muda.

3. Membentuk Karakter Anak

Puasa membuat anak belajar cara mengendalikan keinginannya.

Dalam hal ini, orang tua tidak bisa selalu mengawasi apakah anak benar-benar berpuasa ataukah tidak.

Selain anak akan belajar berlaku jujur, orang tua juga harus melatih sikap mempercayai anak.

Dengan demikian karakter anak secara tidak langsung akan terbangun.

Tentunya, orang tua tetap perlu menanamkan pemahaman akan pentingnya bersikap jujur.

Baik jujur pada diri sendiri, maupun kepada orang lain.

Mengingat usia anak yang masih belia, sebaiknya orang tua juga tidak bersikap keras, cukup menegaskan dengan cara yang mudah dipahami anak.

Jangan memberlakukan hukuman terlalu keras, bila sewaktu-waktu anak batal puasanya.

Justru, bila anak ketahuan berbohong dan membatalkan puasa dengan sengaja, itulah momen yang tepat untuk kembali mengulang penjelasan mengenai makna, tujuan, dan manfaat puasa.

Walau tidak perlu memberikan hukuman, Anda bisa menawarkan hadiah bila anak bisa berpuasa meski baru setengah hari.

4. Melatih Kedisiplinan

Disiplin dalam mengatur pola makan adalah salah satu faktor penting yang akan membantu tumbuh kembang anak.

Dengan berpuasa, anak akan terbiasa bangun sebelum subuh, makan, menunaikan salat, dan beraktivitas sedari pagi.

Kebiasaan ini sangat baik untuk anak-anak.

Selain tubuhnya akan terasa bugar, dia pun bakal terbiasa dan mengenal ibadah yang wajib ditunaikan bagi seorang muslim.

Jangan lupa, Anda boleh mengizinkannya untuk terlelap sejenak setelah muncul waktu syuruq (terbitnya matahari), ya! Dengan begitu dia tak akan terlalu mengantuk di siang hari.

Cara Mengenalkan Puasa kepada Anak

Cara mendidik anak umur 5 tahun untuk berpuasa sebenarnya tidaklah sulit.

Asalkan Anda mau bersabar dan meluangkan waktu ekstra untuk membimbing si kecil menjalani hari, sehingga dia dapat teralihkan dari rasa laparnya.

Berikut adalah beberapa cara mengenalkan puasa kepada anak usia 5 tahun atau lebih.

1. Memberikan Penjelasan dengan Bahasa yang Mudah Dipahami Anak

Sebelum mengajak anak untuk berpuasa, siapkan waktu untuk memberikan penjelasan mengenai puasa.

Apa itu ibadah puasa. Apa manfaat puasa. Beserta apa pula tujuan dari berpuasa.

Anda bisa menggunakan berbagai media untuk membantu menjelaskan kepada anak.

Misalnya dengan film kartun Islami yang menjelaskan mengenai puasa, bahkan lagu tentang puasa.

Namun, yang penting untuk diingat, dampingi dan lengkapi penjelasan mengenai puasa.

Biarkan anak bertanya sepuasnya mengenai ibadah puasa kepada Anda.

2. Membuat Kompetisi

Perintah puasa memang merupakan ibadah yang serius dan wajib dilaksanakan.

Akan tetapi, agar mudah dipahami oleh anak-anak, Anda bisa membuat semacam kompetisi.

Makin lama durasi puasa anak, misalnya bisa sehari penuh, dia berhak mendapatkan hadiah tertentu.

Hadiah bisa berupa benda ataupun perjalanan yang sarat hikmah dan masih berkaitan dengan ibadah puasa.

Sebagai contoh, hadiah berupa buku mengenai puasa di zaman para nabi, atau perjalanan ke tempat-tempat bersejarah umat Islam di tanah air.

3. Puasa Secara Bertahap

Tidak semua anak bisa langsung berpuasa sehari penuh.

Buatlah skema pencapaian sederhana untuk anak dengan mengajak si kecil berdiskusi dengan Anda.

Misalnya, tanyakan seberapa lama dia sanggup menahan diri untuk tidak makan dan minum?

Berikan dia pilihan, misal 4 jam dulu, lalu bertahap 8 jam, kemudian seterusnya, hingga dia yakin bisa berpuasa seharian.

Hargai keputusannya dan berikan anak semangat.

Memotivasi dengan beragam kalimat positif bisa membantu dirinya semakin bersemangat untuk menunaikan puasa.

Kesiapan anak juga perlu Anda pertimbangkan.

Hal ini berarti, cara mendidik anak umur 5 tahun untuk berpuasa bisa sedikit berbeda pada tiap anak.

Berikan kesempatan anak untuk memahami semampu dirinya, mengenai perintah puasa.

Itulah beberapa cara mendidik anak umur 5 tahun untuk mulai mengenai puasa.

Jangan lupa persiapan puasa khusus untuk si kecil juga penting untuk Anda lakukan.

Ingatkan pula si kecil mengenai kenikmatan merayakan Lebaran jika dia berpuasa. Selamat mencoba!

One Reply to “Cara Mendidik Anak Mengenal Puasa Ramadan Sejak Usia 5 Tahun”

Leave a Reply