permainan tradisional tanpa alat

4 Permainan Tradisional yang Bisa Meningkatkan Kecerdasan Anak

Saat ini, permainan tradisional sudah mulai ditinggalkan. Perkembangan teknologi yang semakin modern dan canggih menjadi salah satu penyebabnya.

Sungguh disayangkan, padahal banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan oleh anak dengan melakukan permainan semacam ini. Salah satunya adalah untuk meningkatkan kecerdasan anak sebagaimana beberapa permainan daerah berikut.

 

permainan tradisional jawa barat
deviantart.net

Congklak

Permainan ini menggunakan papan yang terdiri dari 16 buah lubang dan juga 98 biji congklak yang berbentuk cangkang kerang dari plastik.

Dimainkan oleh dua orang, permainan ini secara tidak langsung akan melatih kemampuan berpikir anak. Pasalnya, untuk memenangkan permainan anak-anak harus menggunakan strategi agar bisa mengumpulkan biji lebih banyak dari lawan.

 

permainan tradisional apa saja
chempakamerah.blogspot.com

Layang-Layang

Proses pembuatannya yang mengharuskan kedua sisinya seimbang agar bisa terbang, akan melatih kesabaran anak. Saat akan menerbangkannya pun tidaklah mudah.

Anak-anak harus mencari dan mengetahui ke mana arah angin yang tepat agar bisa menerbangkan layang-layang tersebut. Ditambah lagi keharusan menggerakkan tali layang-layang dengan tepat agar tidak terputus.

Kombinasi kedua hal tersebut akan mengembangkan kecerdasan emosi anak.

 

permainan tradisional engklek dikenal juga dengan istilah
gatotabe.wordpress.com

Engklek

Biasa dimainkan oleh anak perempuan dengan dua sampai lima orang peserta, permainan ini mengandalkan aktifitas fisik. Melompat dengan satu kaki disetiap petak-petak yang telah digambar sebelumnya di tanah.

Permainan ini akan mendukung kecerdasan kinetiknya karena tubuh akan berusaha dibuat seimbang. Apalagi aktivitas melompat juga baik untuk metabolisme tubuh anak.

 

permainan tradisional anak betawi
merahputih.com

Lompat Tali

Keseimbangan dan olah tubuh, keduanya adalah poin penting yang membuat permainan ini sangat baik untuk dilakukan oleh anak-anak.

Selain merasa senang, anak-anak juga terlatih untuk bersikap jujur saat bermain. Masih ingat, kan, peraturan yang mengharuskan pemain tidak boleh mengenai karet saat melompat?

Sayangnya, permainan ini sudah ditinggalkan oleh mayoritas anak zaman sekarang. Padahal, siapa yang tahu, kelak mereka yang jago bermain lompat tali menjadi atlet lompat indah.

Ragam permainan di atas tidak kalah seru dengan permainan modern berbasis teknologi. Bukan hanya dapat meningkatkan kecerdasaan anak, permainan tradisional juga berpotensi meningkatkan kemampuan bersosialisasi.

Jadi, jangan merasa ketinggalan zaman kalau bermain permainan daerah semacam ini, banyak manfaatnya, kok!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *